NOW :

WALI - Takkan Pisah

WALI grup band yang bergenre pop kreatif merupakan jebolan anak– anak  pesantren. Langkah  mereka di Industri musik telah mengantarkanya ke puncak karir kesuksesan. Kini keberadaan mereka  menjadi grup band papan atas di Indonesia. 

Langkah sukses tersebut memacu semangat  anak-anak WALI untuk terus berkarya menelurkan album-album terbarunya. Dan di bawah label NAGASWARA kesuksesan WALI menjadi suplemen bagi penyanyi-penyanyi NAGASWARA lainnya untuk tetap bersemangat dalam meretas kesuksesan.

Saat ini WALI dengan personi Apoy, Faank, Tomi dan Ovie berhasil me-aransemen ulang single “TakKan Pisah” ciptaan Apoy yang sempet dibawakan oleh Eren Kangen Band.  Lagu ini menjadi  single teranyar  WALI  yang dinyanyikan Faank sebagai vokalis WALI.

Lagu “Takkan Pisah” berbicara tentang perjalanan Apoy yang mengisahkan cinta dua anak manusia yang tidak direstui kedua orangtua mereka. Pada akhirnya wanita tersebut mengalah dan tidak mencari cinta lain, dia berharap cintanya bisa dipersatukan di surga.

Dari segi lirik lagu “Takkan Pisah” sangat menyentuh hati, bahkan Eren yang pertama kali menyanyikan lagu ini, ketika take vokal Eren beberapa kali menangis, bahkan ketika pembuatan video kilpnya pun Eren juga menangis, sehingga beberapa kali meminta sutradara untuk  meng-cutnya karena tidak kuat menahan tangis.

Hal inilah yang mendorong Apoy untuk kembali me-aransemen ulang lagu “Takkan Pisah”. Bahkan Ovie sempat penasaran dan datang kerumah Apoy untuk mendengarkan lagu ini, dan berkomentar bahwa lagu ini akan sangat bagus jika dibawakan oleh Faank. Dan cerita penasaran Ovie ini sempat di share oleh Apoy di Instagram official WALI Band ketika menyapa Parawali.

WALI adalah band yang tercatat di MURI tahun 2010 dengan prestasi WALI sebagai grup band yang RBTnya di unduh tercepat dan terbanyak. Kala itu, Jaya Suprana mengatakan kalau dirinya berani mengklaim prestasi WALI bukan hanya rekor Indonesia melainkan juga rekor dunia. Dan dalam perkembangannya lagu “Baik Baik Sayang” tembus sampai 15 juta aktivasi RBTnya. (PR)

Total read : 468 kali

comments powered by Disqus